hasil terahir yg di pertanyakan

Coretan yg tak beraturan
Dengan mata pena yg aku punya
Pena ini tidak lah mahal
Mungkin dibawah harga pena anda
10000 saja ku peroleh mata pena ini
Itu pun masih ku terima sejumlah  uang kembalian

Di bandingkan dg mata pena kalian
Mata pena ku lebih tak ber nilai 


Kalian mampu beli  bulpoin yg mewah dan mahal
Terbuat dri bahan emas dan permata berlian

Coretan kita sama tak beraturan

Beda nya
Aku gores kan mata pena ini di balik kertas kalender yg telah habis masa bakti nya
Sedangkan kalian goreskan bulpoin mewah kalian di atas kampas yg mahal
Mungkin lebih mahal dari harga pena yg aku punya

perbandingan yg teramat bukan lah lawan
Aku bukan lah semewah kamu kawan

Hanya saja aku penuh cinta
Dengan hati ku gores kan
Sedangkan kalian goreskan dengan bolpoin kalian dengan gelar dan pendikan


aku hanya seorang yg hanya iseng menyalurkan bakat yg terpendam

Hasil ahir dari goresan menjelma mejadi sebuah lukisan


Lukisan siapa gerangan yg tanpak cantik dan rupawAn?
Jangankita lihat dari mana telur ayam di keluarkan ?
Yg patut di pertanyakan apa layak telur itu buat di makan?
Seperti hal nya roti nan lejat yg telah di muntah kan?!
Sekilas enak namun di haramkan!
Kembali untuk di makan!

Kutipan karya 20 07 2000
      #Musapir sepi#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23

A letter #12

A Story #2