Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

kimat dalam mimpi

Gambar
#KIAMAT DALAM MIMPI# Ini fajar atau petang Tampak nya ini senja yang indah Yg sering di pergunjing kan Atas ke elok dan menawan Tapi mengapa ayam jago saling bersautan Bukan kah ini giliran piket  "membangunkan"tidak untuk sekarang Apa mereka lupa ini sudah petang? Seharus nya meka sudah pulang kekandang Banyak tanya sipan lah sekarang Mengapa pajar berubah petang Terbolak balik buat penasaran O teryata memang ini petang bukan pajar yg aku harap kan Serentak ku tepis angan tentang senja Karna ku temui di luar ternyata pagi menjelang siang Tapi mengapa kok bertolak belakang Seharus nya tempat itu di tempati waktu petang Kenapa di rapas sang pajar menuju siang Ini artinya? Belum sempat ku selesai ber angan Telinga ku tertuju pada Seruara bertalu talu bersinambungan dari sebuah kentongan Ada apakah gerangan Takbiasanya sirine tradisonal tersebut (kentongan ) di bunyi kan Beranjak aku kelur Ternyata semua berlarian Semua yg berwujut manusia dan hewAn l...

Jalanan

Gambar
Hidup bagaikan jalan raya Sangat penuh dengan belokan Kadang kiri kadang kanan Banyak turunan dan tanjakan Banyak luka dan jahitan Tak kurang pula adanya, Lobang dan tikungan Tajam menikam Perih dan sangat kejam Terlihat sangat kejam Kau tak bisa merintih Tahanlah rasa sakit dan perih Harus kuatkan diri Karena kau bisa lari Tetapi takkan bisa sembunyi Berlaju di jalan yang gelap Tanpa bebintang yang gemerlap Bulan menghilang seperti sulap Jalanan panjang yang redup Tak ada yang keluar hidup Carilah sebuah belokan nyata Pilih jalanmu dan hiduplah, Dengan konsekuensi nyata Kadang tak sesuai logika Walau terjatuh kesakitan Berdirilah dengan tegak Walau penuh dengan darah Jangan memilih jalan pintas Dengan arah yang tak jelas Karena hasilnya belum tentu pantas Pikirkan dengan keras Dengan kepala mendongak ke atas Teriakkan dengan tegas Apakah gerangan keinginanmu? Dimanakah tujuanmu? Kemana angin menuntunmu? Mengalir mengikuti Pilih sendiri Tenggelam di kali, Atau memilih berhenti di hilir...

hasil terahir yg di pertanyakan

Gambar
Coretan yg tak beraturan Dengan mata pena yg aku punya Pena ini tidak lah mahal Mungkin dibawah harga pena anda 10000 saja ku peroleh mata pena ini Itu pun masih ku terima sejumlah  uang kembalian Di bandingkan dg mata pena kalian Mata pena ku lebih tak ber nilai  Kalian mampu beli  bulpoin yg mewah dan mahal Terbuat dri bahan emas dan permata berlian Coretan kita sama tak beraturan Beda nya Aku gores kan mata pena ini di balik kertas kalender yg telah habis masa bakti nya Sedangkan kalian goreskan bulpoin mewah kalian di atas kampas yg mahal Mungkin lebih mahal dari harga pena yg aku punya perbandingan yg teramat bukan lah lawan Aku bukan lah semewah kamu kawan Hanya saja aku penuh cinta Dengan hati ku gores kan Sedangkan kalian goreskan dengan bolpoin kalian dengan gelar dan pendikan aku hanya seorang yg hanya iseng menyalurkan bakat yg terpendam Hasil ahir dari goresan menjelma mejadi sebuah lukisan Lukisan siapa gerangan yg tanpak cantik dan rupaw...

Kertas Kerinduan

Gambar
Untukmu yang jauh Walaupun surat ini penuh, Dengan kata-kata piluh Kata sayang yang membunuh Omong kosong yang jenuh Perasaan kumuh Takkan pernah cukup sebuah kertas, Menahan hati yang keras Berteriak dengan keras Walau suaranya tak terdengar jelas Getarannya tak terbatas Melampaui sebuah panas, Ataupun dingin yang lemas Takkan pernah cukup diisi Bara dan besarnya api, Yang membakar hati Entah aku atau kau yang pergi Ingin mengucap kata kasih Hanya untukmu, dirimu yang jauh Bagaikan potongan bunga yang layu Menangis ingin bersatu Mekar indah di tempatku Merenung dan menangis pilu Karena hanya untukmu, lautan pasifik Tak bisa menahan perasaan unik Dengan surat berbintik Terombang-ambing cantik Tanpa terlihat panik Menghampiri dan menunggu Dirimu yang jauh Hanya dirimu yang membuatku, Bingung dan ditertawai tinta biru Malu dan rindu Hanya kepada dirimu Indahnya puisi ku tuangkan perasaan rindu Ku berharap kau membaca puisiku Irama buruk nan lucu Yang bahkan malu karena rindu Menyapa seny...

kisah cinta

Gambar
Titanix Romi end yulied Dalam persi nusantara ini ada Roro jongrang Jaka tarop Sangkuriang dari jawa barat Siti nurbaya dari kepulauan  sumatra  Apa kah ini bukan mengisah kan cinta dan kerinduan? tak pantaskah aku lukis kan dan ku puja puja Untayan kerinduan? Kerinduan se orang pujangga telah lama  tertoreh pada karya karya mereka Apakah kalian  terkesima dalam pertunjukan belahan jiwa  Yang tak pernah kalian ketahui  seperti apa rasa kami dalam nyata?! Kerinduan itu sangat menyiksa  Tolong tanggap lah duhai insan yg membuat kami merindu durga Jangan kalian buat kami beku karna rindu yg melanda Dengan ini tulisan dan karya tercipta  Seperti halnya sosok arya duwi pangga  Bernapas dalam cinta masuk pada tautan sair berdarah Yg menjadi legendaris sebagai penyair cinta Di salah guna Juga  Roro jongrang yg membeku dalam kutukan seorang pangeran Tetanix pun karam dan tinggal kan pengorbanan cinta Masih banyak cerita pahit yg di ukir menghias...

pengujung jalan

Berada di penghujung jaman  Banyak yang terampas dari posisi dan hapitat nyata Suara merdu berganti dengan riuh rumah berjalan berpolusi Aroma harum cemara dan cendana hilang di telan oleh keserakahan Indah tak tergati kan oleh seribu kepalsuan Bising tercipta karna banyaknya kepemilikan Pantaskah sebuah lingkaran hijau dan adap ini tergadaikan demi sebuah kepingan recehan Merdu nya alunan setelah turun hujan punah tak pernah di perdengarkan Pemecah malam tak pernah di tontonkan Inikah yg di namakan kemajuan Apa justru ini bukan kah kemunduran  Apa yg tersisa kelak bila nyaman pun berganti dengan  korsi yg penuh duri hingga tak enak di duduki Rumah tak lgi  penghuni Tak lagi didatangi guna jadi tempat peristirahatan  Bermunculan hal baru yg membingungkan Napas harus siap kan pengaman  Apa kelak keluarpun kita harus hindari grumunan

pesan terahir pak pos ku

Gambar
PAGI ITU. serasa sejuk embun di tambah sepoi sepoi angin menghampiri pori pori ku masih terasa rasa kantuk ku maklum semalam bergadang merapungkan tulisan ku     aku seorang gadis ABG Yg masih polos dan dalam pencarian ku aku juga penulis amatiran masih dikit tulisan tulisan ku yg bisa terbit dalam buku hari hari ku habiskan di depan mesin ketikku maklum di jamanku belum ada leptop dan kalau pun ada belum cukup uang ku buat mebeli  alat seatas mesin ketik ku kusukuri dulu hanya di situasi ini yg ku mampu penggemarku pun masih boleh di katakan sedikit mereka sering kirimkan surat serta bingkisan ke padaku 1minggu sekali kadang  sebulan sekali surat dan bingkisan itu menghampiriku tring tring tring ku tau itu bukan sura bel penjual es mambo melain kan itu pak pos langgan ku hati ku berunga bunga keluar dari  kamar ku ku tinggal kan tulisan ku yang belum terselesaikan itu "neng ada 5 helai  surat 1bingkisan buat mu" sapa p...

PUISI MERATAP

Gambar
aku malai sayu aku molai redup aku molai sepi aku juga cupu aku juga beradai andai terlalu tinggi sedikit mengemariku jarang yang mau baca tentang aku itu lah aku yg hadir lebih dulu sebelum ada dendang mu sebelum tercipta lagu lagu sebelum kau ciptakan alat musik pengiring lirik lagu aku beradai andai kaupun juga begitu tutur bahasaku kadang lucu sedih sahdu romantis kadang juga ketingian untuk kau makna i kau pun demi kian tak jauh beda dengan ku kau indah dgan alunan musik akupun sahdu di denar dengan alun an lagu apa bedanya aku dan kamu? mengapa aku tergeser dan tergilas oleh waktu di hanggap cupu hanya seglintir yg setia dengan ku mengagumiku dengan karya karya kata dalam gegaman ku ya aku lah si puisi itu yg molai luntur hapir jadi kenangan hai  penggum ku penulis ku mari kita bangunkan  lagi nama ku  yg molai lesu beri bumbu disetiap napas mu agar sedap didengar dan indah buat dibaca agar tak terjajah  oleh budaya...

BERIKAN PERTANDA

Gambar
Wahai jiwa yg mengetahui aku  Berikan kode agar aku tahu kehadiran mu jangan bersembunyi dalam rindang nya hutan belantara Musapir sepi meridukan mu Hoh MERPATI KERTAS KU

AIR TAJAM

Gambar
tertuju pada pengAkuan  mirip  tak serupa sama namun beda ungkAp teka teki  Pecah kan realita  perumpamakan secawan air dalam gelas Dapatkah menyatu pada wadah  sekilas tampak menyatu tanpa tautan gelas wujut sekumpulan matrial yg dipaksakan menyerupai air dalam beku Matrial berusaha menyerupai air dalam membatu sekilas sama apa  beda? Tetesan air mampu mematah kan batu dalam keras gelas dalam kepingan beling juga bisa melukai juga sama rasa  beda cara Sekumpulan es kutup utara penjelman air dalam beku cukup membuat dingin badan kuyup pastinya hamparan kaca perwujutan air rekayasa Apakah mampu berikan sedikit  perwujutan basah?  Sekumpulan kaca hanya  berikan sekat pemisah  bukannya air tak mampu memecah kan itu rintangan  air hanya dalam diam coba air  bergejolak sedikit saja niscaya kaca hanyalah beling yg bukan tandingan  cerita panjang ini berahir dg "BEDA DAN TAK PERNAH SAMA"kuat tak tapak perkasa per...

Perjalanan Sebatang Rokok

Dengan asap rokok yang menyala pelan Emosi dan pikiran yang tak sejalan Awan-awan hitam di pinggiran, Negeri kami yang oenuh kotoran Pembunuh semut demi recehan Para tikus yang berkeliaran Siapakah tokoh fiktif yang dipertanyakan? Apakah yang harus kita perjuangkan? Bahkan para pejuang tak mendapat perhatian Tak ada rasa kasihan, Kepada para orang yang tak mampu meninggalkan, Ataupun serdadu yang tak berani menyuarakan, Lantangnya kesalahan Asap rokokku yang berteriak kesakitan Negeri yang penuh lautan, Darah yang penuh kebohongan Jurang tak dalam dalang pembunuhan Hilang disebabkan menyampaikan Badai yang tak pernah bersalaman Perahu dan asap rokok bertentangan Berlawanan arah merusak tatanan Cara bertahan yang tercipta di hutan Kekejaman yang takkan, Pernah berbelas kasihan

NAHKODA DAN PERAHU

Bayang kan oleh kitA Brada dalam perAhu sebagai awak kapal atau nyaman berada pada bangku penupang yg terhormat Jangan lihat nahkoda dengan hati iri juga kebencian Saat jalan kan perahu sempat tergoncang Banyak alasan tolong cermat lihat dengan dengarkan Jalan seiring buang persetan Ajukan jawapan sudah patut kah kebersamaan? lantas pantas berebut kan kemudi demi sebuah pujian dan pengakuan? Buang ego dengar renungan! Pantas layak sebagai acuan! Jangan Ini perahu sungguhan bukan prahu ini bukan Prahu kertas yg hanya indah bila di dendangkan Ini perahu sungguhan Prahu yg nyata butuh kekompakan Kepercayaan Kebersaman Agar prahu melaju indah beraturan Jangan buta dan tuli kritik saran Mereka bukan kebencian yg perlu di perhitung kan Melainkan teman bukan lawan Duduk bersama hindari pertempuran Ini bukan medan laga yg merlukan jagoan Sangat mudah jadi jagoan tetik api taruh di badan Biar lah jlan kedepan percayakan ke dia dan pada tuhan Aku insan datang dari dunia kerinduan Terb...

Siapa Insan Yang Gila

#SIAPA YANG GILA# TERTAWA SENDIRI APAKAH ITU YG DIMAKSUT GILA MEMAKAI PAKAYAN COMPANG CAMPING TIDAK PUNYA MALU APAKAH INI YG KITA MAKSUT GILA TERKADANG AKU BIMBANG DENGAN SEBUAH JAWABAN KADANG AKU RAGU PADA SEBUAH KENYATAN SEMUA SALING MENYALAHKAN BEREBUT MENGAKU PALING BENAR TAK MAU MENGAKUI KESALAHAN WALAU HAKIKAT NYA JUGA SALAH YANG SALAH DI BENARKAN  YANG BENAR DI KUCIL KAN MATA RANTAI KATA KATA YANG MEMBINGUNGKAN APA INI YANG DI SEBUT DENGAN WARAS BILA KITA MASUK DALAM MEJA PERSIDANGAN INFO TEMAN YANG SELALU BERIKAN KABAR  TABU HOAK MENCACI  MAKI REBUTKAN KEKUASAAN  MEBELA YANG SALAH MELENYAP KAN BUKTI DEMI PENGAKUAN KEBENARAN HANYA UNTUK SEMANGKOK RECEHAN HAH... MEMBOSANKAN ITU DAN ITU DI ULANG ULANG MEMBUAT DAN MENCIPTAKAN KETAKUTAN KETAKUTAN APA INI YANG DI MAKSUT AKAL SEHAT KITA MAKAN BUKAN HAKNYA  LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN CUCI TANGAN PENCUCIAN UANG DEMI SEBUAH TUJUAN MEMPERKAYA DIRI HINGGA TAK PERLU DENGAR HARAM HALAL KITAB SUCI DI HANGGAP MAINAN SU...

Keinginan Bersatu

Kubayangkan dalam angan ku Suatu saat kau bersama ku Melukis karya karya ku Kau tulis karya ku dengan senyum mu Kala ku dekte guresan hati memuji mu  Ku sisihkan rabut teruai menutupi telinga mu Kubisikan rayuan dan pujian ku Dengan lembut kau gerakan jemari dan hati mu Kau berikan tanda tangan dipenghujung cerita ku Dengan kau tulis kata I LOVE YOU OH TUHAN WUJUT KAN LUKISAN KU JADI NYATA CINTA SUCI KAMI MENYATU

Malamku

Bagaimana kau akan mengenal, Rupanya ketika menyesal? Itukah yang kau kenal? Lalu, angin manakah yang memberitahumu? Lalu debu manakah? Yang membisikkan kepadamu Ini sajakah yang kau tahu? Akankah kau berucap, Naungan apa dia bertempat? Waktu yang berjalan tanpa Akan pernah menunggu kita Hanya belas kasih  Yang akan melindungi Untuk kita yang takut sendiri Penting namun hilang Untuk kita mengenang Jika kita tidaklah menang Inginkah kita terus berenang Terus mengalir tanpa arus yang jelas Raungan rimba didalam gelas Inikah aliran yang deras? Manakah harga yang pantas? Akankah kita berlaku keras? Waktu yang kau anggap pentas? Apakah itu pantas? Namun itulah yang hilang dari lintas.